Kalkulator HPL (Hari Perkiraan Lahir) dan Usia Kehamilan
Hitung hari perkiraan lahir (HPL) dan usia kehamilan dari hari pertama haid terakhir (HPHT), lengkap dengan trimester dan jadwal pemeriksaan penting.
Cara menghitung HPL dengan rumus Naegele
Dokter dan bidan umumnya menghitung HPL dengan rumus Naegele. Rumus ini berasumsi kehamilan berlangsung 280 hari (40 minggu) sejak hari pertama haid terakhir (HPHT) dan siklus haid 28 hari.
HPL = HPHT + 7 hari − 3 bulan + 1 tahun
(kurang lebih sama dengan HPHT + 280 hari)
Contoh: HPHT 10 Januari 2026. Tambah 7 hari menjadi 17 Januari, mundur 3 bulan menjadi 17 Oktober, lalu tambah 1 tahun. Hasilnya, HPL adalah 17 Oktober 2026.
Jika siklus haid Anda lebih panjang atau lebih pendek dari 28 hari, ovulasi biasanya bergeser. Kalkulator ini menyesuaikan HPL dengan menambah atau mengurangi selisih hari tersebut.
Usia kehamilan dihitung dari HPHT, bukan dari pembuahan
Usia kehamilan dihitung sejak HPHT, sekitar dua minggu sebelum pembuahan terjadi. Jadi saat dinyatakan "hamil 4 minggu", janin sebenarnya baru berusia sekitar 2 minggu sejak pembuahan. Cara ini dipakai karena HPHT lebih mudah diingat daripada tanggal ovulasi.
Pembagian trimester
| Trimester | Usia kehamilan | Perkembangan utama |
|---|---|---|
| Pertama | 0 – 13 minggu | Pembentukan organ, detak jantung mulai terdeteksi |
| Kedua | 14 – 27 minggu | Gerakan janin mulai terasa, jenis kelamin dapat terlihat di USG |
| Ketiga | 28 minggu – lahir | Pertambahan berat badan janin, pematangan paru-paru |
Seberapa akurat HPL?
Hanya sekitar 4–5% bayi lahir tepat pada HPL. Sebagian besar lahir dalam rentang dua minggu sebelum hingga sesudahnya. Kehamilan dianggap cukup bulan (aterm) pada usia 37–42 minggu.
Pada trimester pertama, USG yang mengukur panjang janin (CRL) umumnya lebih akurat daripada HPHT, terutama bila siklus haid tidak teratur atau HPHT tidak diingat dengan pasti. Jika HPL dari USG berbeda cukup jauh, dokter biasanya memakai HPL hasil USG.
Jadwal pemeriksaan kehamilan (ANC)
Kementerian Kesehatan menganjurkan pemeriksaan kehamilan minimal 6 kali: 2 kali pada trimester pertama, 1 kali pada trimester kedua, dan 3 kali pada trimester ketiga. Minimal 2 kali di antaranya diperiksa oleh dokter, yaitu pada trimester pertama dan ketiga. Informasi lengkapnya ada di Buku KIA yang Anda terima dari fasilitas kesehatan.
Baca juga cara menghitung usia kehamilan dan HPL.
Segera ke fasilitas kesehatan bila
- Terjadi perdarahan dari jalan lahir
- Keluar air ketuban sebelum waktunya
- Gerakan janin berkurang atau tidak terasa
- Sakit kepala hebat, pandangan kabur, atau bengkak di wajah dan tangan
- Demam tinggi, muntah terus-menerus, atau nyeri perut hebat
Terakhir diperbarui: 23 September 2026