Kalkulator Masa Subur dan Ovulasi

Perkirakan masa subur, hari ovulasi, dan tanggal haid berikutnya untuk tiga siklus ke depan berdasarkan tanggal haid terakhir dan panjang siklus Anda.

Cara kerja kalkulator

Ovulasi, yaitu lepasnya sel telur dari indung telur, umumnya terjadi sekitar 14 hari sebelum haid berikutnya. Fase setelah ovulasi (fase luteal) relatif tetap, sedangkan fase sebelum ovulasi bisa berbeda-beda. Karena itu ovulasi dihitung mundur dari tanggal haid berikutnya.

Haid berikutnya = HPHT + panjang siklus
Ovulasi ≈ haid berikutnya − 14 hari
Masa subur ≈ 5 hari sebelum ovulasi sampai 1 hari setelahnya

Masa subur dimulai beberapa hari sebelum ovulasi karena sperma dapat bertahan hidup hingga sekitar 5 hari di saluran reproduksi, sedangkan sel telur hanya bertahan sekitar 12–24 jam.

Contoh: haid terakhir dimulai 1 September dengan siklus 30 hari. Haid berikutnya diperkirakan 1 Oktober, ovulasi sekitar 17 September, dan masa subur sekitar 12–18 September.

Tanda-tanda masa subur

Keterbatasan

Kapan perlu ke dokter?

Konsultasikan dengan dokter bila belum hamil setelah 12 bulan berhubungan teratur tanpa kontrasepsi, atau setelah 6 bulan bila usia di atas 35 tahun. Periksakan diri juga bila siklus haid sangat tidak teratur, lebih pendek dari 21 hari, atau lebih panjang dari 35 hari. Pelajari lebih lanjut di artikel masa subur wanita: tanda dan cara menghitung.

Terakhir diperbarui: 23 September 2026